
Kutai Timur — Dunia panjat tebing Kutai Timur bersiap memasuki babak baru. Kejuaraan Panjat Tebing Bupati Cup yang akan digelar 20 Oktober 2025 menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet lokal untuk bertanding di panggung nasional bersama atlet timnas.
Kadispora Kutim menyampaikan kebanggaannya karena kompetisi ini masuk dalam kalender Seri 2 Nasional FPTI, membuat Kutai Timur diperhitungkan sebagai daerah dengan fasilitas panjat tebing yang memadai.
“Panjat tebing tanggal 20, itu pemain-pemain timnas datang semua. Alhamdulillah Bupati Cup ini menjadi bagian dari Seri 2 Nasional,” ucapnya.
Dengan hadirnya atlet nasional, pembinaan atlet lokal diprediksi mengalami lonjakan signifikan. Para atlet muda Kutim dapat mengukur kemampuan, teknik, dan mental bertanding langsung di tengah kompetisi elite.
Venue panjat tebing Kutai Timur selama ini memang menjadi kebanggaan daerah.
“Kita punya sirkuit panjat tebing yang paling bagus se-Kalimantan. Itu masuk agenda nasional,” tegas Kadispora.
Panitia memastikan seluruh persiapan berlangsung sesuai standar FPTI, mulai dari jalur lead dan speed, boulder wall, hingga standar keamanan karabiner, quickdraw, dan matras. Pelatih lokal pun sudah menyiapkan atlet terbaik dari berbagai klub dan sekolah.
Kejuaraan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan atlet Kutim berkiprah di Kejurprov hingga Kejurnas pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah daerah berharap momentum ini memperkuat regenerasi atlet panjat tebing Kutai Timur.
Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi “kelas” pembinaan atlet berbakat untuk melahirkan juara baru dari Kutai Timur. (ADV)


