Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Agrowisata Sawah Teluk Pandan Diresmikan, Arfan Soroti Kekuatan Potensi Lokal

Redaksi by Redaksi
21 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Agrowisata Sawah Teluk Pandan Diresmikan, Arfan Soroti Kekuatan Potensi Lokal
334
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

TELUK PANDAN – Sawah di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur, kini bukan sekadar lahan produksi padi. Deretan pematang yang tertata dan hamparan hijau yang menghampar resmi dipoles menjadi destinasi wisata. Pemerintah Desa Teluk Pandan bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur meresmikan kawasan tersebut sebagai Agrowisata Sawah Teluk Pandan.

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman hadir langsung membuka kawasan wisata ini. Di tengah rangkaian acara, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari daerah pemilihan Kutim, H Arfan, berdiri di antara para petani, tokoh masyarakat, dan undangan. Ia menilai langkah ini sebagai contoh bagaimana desa bisa naik kelas tanpa meninggalkan akar pertaniannya.

Arfan menyebut gagasan menjadikan persawahan sebagai objek wisata merupakan bentuk inovasi yang tidak sekadar mengejar kunjungan, tetapi juga menguatkan identitas desa. “Saya mengapresiasi Pemkab Kutim dan Pemerintah Desa Teluk Pandan yang berani mendorong model wisata berbasis pertanian seperti ini. Terobosan semacam ini pantas mendapat dukungan banyak pihak,” ujar Arfan, yang saat itu didampingi Ketua KKSS Kutim, Suharman.

Ia menekankan, konsep wisata sawah di Teluk Pandan menunjukkan pembangunan bisa bergerak dari potensi yang sudah melekat di desa. Bukan dengan memaksakan proyek yang serba baru, melainkan mengolah apa yang ada menjadi lebih bernilai. Model seperti ini, menurutnya, sejalan dengan gagasan pembangunan berkelanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton.

Peresmian yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita itu sekaligus menjadi sinyal bahwa kawasan tersebut terbuka untuk pengunjung umum. Pemerintah desa berharap wisata sawah ini dapat menarik warga dari kecamatan lain hingga luar daerah, memutar roda ekonomi lokal melalui warung, jasa pemandu, hingga produk olahan pertanian.

Bagi warga Teluk Pandan, agrowisata ini bukan hanya proyek seremonial. Di balik hamparan padi dan jalur-jalur setapak yang kini ditata lebih rapi, tersimpan harapan baru: desa yang tetap bertumpu pada pertanian, namun memiliki wajah baru sebagai tujuan wisata yang lestari. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
TPID Kutim Turun ke Lapangan, Jaga Harga Pangan dan Gas Jelang Iduladha

TPID Kutim Turun ke Lapangan, Jaga Harga Pangan dan Gas Jelang Iduladha

Evaluasi KLA 2025 di Kutim: Menjaga Predikat, Memperkuat Perlindungan Anak

Evaluasi KLA 2025 di Kutim: Menjaga Predikat, Memperkuat Perlindungan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved