SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang, Khairil Anwar, di Ruang Kerja Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (26/11).
Dalam kesempatan itu, Khairil didampingi Kepala Seksi Intelijen dan Keimigrasian, Budiman, memperkenalkan diri sekaligus memperkenalkan Kantor Imigrasi Bontang yang resmi beroperasi sejak Januari 2025. Sebelumnya, wilayah Bontang dan Kutim masuk dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Samarinda melalui unit kerja keimigrasian (UKK).
“Terbentuknya Kantor Imigrasi Bontang memungkinkan pelayanan keimigrasian lebih dekat dan cepat dijangkau masyarakat, termasuk warga Kutai Timur,” ujar Khairil kepada wartawan usai pertemuan.
Selain memperkenalkan kantor, Khairil memaparkan program unggulan Eazy Passport. Layanan ini memfasilitasi pembuatan paspor secara kolektif di luar kantor imigrasi dengan menggunakan mobil unit layanan keliling. Setiap lokasi minimal melayani 50 pemohon per hari, sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut baik kehadiran Kantor Imigrasi Bontang. Ia menilai layanan Eazy Passport akan sangat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah terpencil.
“Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan proses keimigrasian di Kutim menjadi lebih cepat, mudah, dan merata hingga ke pelosok desa,” kata Bupati Ardiansyah.
Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal sinergi antara Pemkab Kutim dan Imigrasi Bontang, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keimigrasian dan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih praktis dan efisien. (ADV/ProkopimKutim/BK)


