RANTAU PULUNG – Desa Pulung Sari, Kecamatan Rantau Pulung, pagi ini tampak berbeda. Suasana hangat menyelimuti jalanan desa, yang sejak pagi dipenuhi warga menyiapkan hidangan tradisional. Para tokoh masyarakat berdiri di pinggir jalan, menantikan kedatangan Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman beserta istri, Hj Siti Robiah.
Momentum ini menjadi tonggak bersejarah bagi Pulung Sari. Tiga fasilitas publik baru, yakni kantor desa, balai desa, dan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), resmi dibuka oleh Bupati. Peresmian ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, disaksikan jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Sarwoto, Ketua TP PKK Hj Siti Robiah, Staf Ahli Bupati Hj Sulastin, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mulyono.
Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa pembangunan ini menunjukkan komitmen Pemkab Kutim meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga pelosok desa. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan usia dini, yang menjadi fondasi untuk pembangunan jangka panjang.
“PAUD bukan sekadar ruang belajar, tapi tempat menumbuhkan karakter dan kesiapan anak-anak menghadapi masa depan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemanfaatan dana desa meningkat signifikan, dari Rp50 juta menjadi Rp250 juta per RT, agar lebih bermanfaat bagi warga.
Kepala Desa Sarwoto menyatakan fasilitas baru akan mempercepat pelayanan dan meningkatkan transparansi. Ia juga menyinggung rencana pembangunan masjid serta pengadaan ambulans desa sebagai lanjutan fasilitas publik.
Camat Rantau Pulung Tristiningsih menekankan sinergi antara pemerintah dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Peresmian tiga bangunan ini kini menjadi simbol harapan: pelayanan publik yang lebih baik, pendidikan berkualitas untuk anak-anak, dan ruang aktivitas sosial yang inklusif. Pulung Sari pun resmi menapaki era baru menuju desa mandiri dan sejahtera. (ADV/ProkopimKutim/BK)


