Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Komitmen Astacita: Kutim Tegaskan Dukungan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Kutai Timur (Kutim) didapuk sebagai contoh kolaborasi ketahanan pangan nasional. Mengubah 25 hektare lahan eks tambang KPC menjadi lahan jagung produktif, program inisiasi Polda Kaltim ini menyatukan kepolisian, Pemkab, perusahaan, dan petani lokal demi mewujudkan kemandirian ekonomi pascatambang.

Redaksi by Redaksi
7 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Komitmen Astacita: Kutim Tegaskan Dukungan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyatakan dukungan penuh terhadap program Industri Pertanian dan Pangan yang digagas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim). Program strategis ini diluncurkan serentak di seluruh jajaran Polres se-Kaltim, dengan pusat kegiatan di Kutai Barat, dan diikuti daring oleh Polres Kutim.

Sebagai pelaksana di daerah, Polres Kutim bersama Pemkab Kutim menggelar kegiatan penanaman bibit jagung di kawasan Telaga Batu Arang, Sangatta Utara. Lahan eks tambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) seluas 25 hektare kini disulap menjadi ruang produktif bagi pengembangan industri pertanian daerah.

Kegiatan ini melibatkan empat kelompok tani dari RT 53, Desa Warga Bara, yang selama ini aktif mengelola lahan pascatambang. Keterlibatan masyarakat membuktikan sinergi konkret antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam membuka ruang ekonomi baru di sekitar wilayah tambang.

Kasatpol PP Kutim, Fata Hidayat, yang hadir mewakili Bupati H Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polda Kaltim yang menggerakkan sektor pertanian berbasis kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini sejalan dengan visi Pemkab Kutim dalam mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pascatambang. Pemanfaatan lahan eks tambang di Telaga Batu Arang menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi ini dapat menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ujar Fata.

Dari lokasi terpusat, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, dalam arahannya secara daring, menegaskan bahwa program industri pertanian ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

“Polda Kaltim berkomitmen menjadi bagian dari gerakan nasional ketahanan pangan. Melalui langkah nyata seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian turut serta dalam menjaga keberlanjutan ekonomi bangsa,” tegas Endar.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan simbol sinergi lintas sektor dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan eks tambang memiliki potensi besar jika dikelola dengan semangat kolaboratif. Melalui penanaman jagung ini, kami berharap masyarakat sekitar dapat ikut merasakan manfaat ekonomi sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa sektor pertanian bisa menjadi sumber kesejahteraan baru,” tutur AKBP Fauzan.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan langsung para petani lokal. Salah satunya Bu Erna, anggota kelompok tani di RT 53 Desa Warga Bara.

“Kami merasa terbantu sekali. Selama ini lahan bekas tambang sulit dimanfaatkan, tapi lewat program ini kami bisa menanam dan mendapat hasil tambahan untuk kebutuhan rumah tangga. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya dengan senyum lega.

Dukungan juga datang dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, yang menyalurkan bantuan berupa bibit unggul, pupuk, serta peralatan pertanian modern. Komoditas jagung dipilih sebagai tahap awal karena nilai ekonominya tinggi dan daya adaptasinya luas.

Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat tani, Kutim kini mengukuhkan dirinya sebagai daerah percontohan bagi pengembangan industri pangan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Post Views: 17
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
DPPKB Kutai Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Program Genting dan Tamasya

DPPKB Kutai Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Program Genting dan Tamasya

Kejari Kutai Timur Diperkuat Gedung Baru dan Kawasan Terpadu Senilai Rp131,5 Miliar

Kejari Kutai Timur Diperkuat Gedung Baru dan Kawasan Terpadu Senilai Rp131,5 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved