Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara DPRD Kutai Timur

Kutai Timur Dipilih Jadi Lokasi Pendampingan KPK, Apa yang Sedang Dibenahi?

Redaksi by Redaksi
18 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Kutai Timur Dipilih Jadi Lokasi Pendampingan KPK, Apa yang Sedang Dibenahi?
286
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Baru-baru ini, Kabupaten Kutai Timur kedatangan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, kehadiran mereka bukan dalam rangka penyelidikan atau penindakan. Tim yang datang merupakan bagian dari unit pencegahan KPK, yang fokus memperkuat sistem tata kelola pemerintahan daerah agar lebih transparan dan akuntabel.

Keberadaan tim tersebut memang tidak diumumkan secara terbuka. Bahkan, lokasi tempat mereka menginap pun dirahasiakan. “Mereka ada di sini, cuma kita tidak tahu mereka menginap di mana, tinggal di mana. Biasanya mereka juga itu tinggalnya tidak di hotel, mereka datang ke kabupaten, kota, itu sangat rahasia,” ungkap Yusuf T Silambi, Sekretaris Komisi A DPRD Kutai Timur.

Pendekatan pencegahan ini sejalan dengan arahan pimpinan KPK dan Gubernur Kalimantan Timur. Menurut Yusuf, langkah ini menunjukkan komitmen serius pemerintah untuk tidak hanya menunggu korupsi terjadi lalu menindak, tetapi membangun fondasi sistem yang kebal korupsi sejak awal. “Artinya bahwa, pemerintah sudah turun tangan. Pemerintah begitu serius menangani korupsi ini,” tambahnya.

Bagi kalangan legislatif, kehadiran tim pencegahan KPK bukanlah bentuk intervensi, melainkan kolaborasi strategis. Tujuannya jelas: memperkuat mekanisme pengawasan internal dan eksternal di lingkungan pemerintahan daerah. Metode kerja yang tertutup dipandang sebagai bagian dari strategi agar proses asesmen berjalan objektif tanpa tekanan atau kepentingan pihak tertentu.

Langkah nyata ini mendapat respons positif dari jajaran legislatif. Mendatangkan tim pencegahan KPK dianggap sebagai upaya preventif yang lebih berkelanjutan dibandingkan pendekatan reaktif semata. Fokusnya tidak hanya pada pengawasan, tetapi juga pada pelatihan integritas dan evaluasi tata kelola.

Dengan pendekatan seperti ini, Kutai Timur berpeluang membangun pemerintahan yang tidak hanya bersih dari praktik koruptif, tetapi juga mampu memulihkan kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang transparan dan akuntabel. Dan yang terpenting, semua ini dilakukan bukan karena ada kasus, melainkan karena ada niat kuat untuk mencegahnya sejak dini. (ADV)

 

Redaksi

Redaksi

Next Post
Wabup Kutim Dorong Perbaikan Jalan Poros Senyiur–Kelinjau Ulu, Libatkan Semua Perusahaan

Wabup Kutim Dorong Perbaikan Jalan Poros Senyiur–Kelinjau Ulu, Libatkan Semua Perusahaan

Tiga Perusahaan Bersinergi Percepat Perbaikan Jalan Desa Senambah di Kutai Timur

Tiga Perusahaan Bersinergi Percepat Perbaikan Jalan Desa Senambah di Kutai Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved