Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

DPPKB Kutim Siap Wujudkan 50 Program Bupati Melalui Kolaborasi dan Data Akurat

Redaksi by Redaksi
10 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
DPPKB Kutim Siap Wujudkan 50 Program Bupati Melalui Kolaborasi dan Data Akurat
10
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Kutai Timur – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk mendukung dan merealisasikan 50 program kerja Bupati Kutim. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas keluarga dan percepatan penurunan angka keluarga berisiko stunting di daerah.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, mengatakan bahwa sinergi lintas perangkat daerah (OPD) menjadi kunci utama agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Seperti kata Bupati tadi, boleh jadi keluarga itu berisiko karena tidak punya jamban atau rumah layak huni,” ujar Junaidi, Kamis (9/10/2025).

Ia mencontohkan, masalah perumahan bagi keluarga berisiko akan ditangani langsung oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) melalui program pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni. “Maka dikerjakan oleh Dinas Perkim melalui seribu rumah layak huni atau lima ribu rumah layak huni yang direhab, seperti kata Bupati tadi. Kami hanya menyiapkan data, tapi yang menjemput nanti adalah Perkim,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa seluruh langkah intervensi akan berbasis data By Name By Address (BNBA) agar pelaksanaan program lebih terarah. “Kita melihat data bersih keluarga berisiko stunting di desa mana yang paling tinggi. Jadi secara bertahap selama lima tahun kita tangani yang paling tinggi dulu,” ungkapnya.

Menurutnya, DPPKB berperan sebagai penyedia data dan koordinator perencanaan, sementara pelaksanaan fisik dilakukan oleh OPD teknis. Pendekatan kolaboratif ini diyakini dapat mempercepat penanganan masalah stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan kualitas keluarga tidak bisa dilakukan sektoral, tapi harus kolaboratif. Dengan kerja sama semua pihak, kita yakin target Kutim bebas stunting bisa tercapai,” tegasnya. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Penurunan Stunting di Kutim Capai 26 Persen, DPPKB Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Utama

Penurunan Stunting di Kutim Capai 26 Persen, DPPKB Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Utama

DPPKB Kutim Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk Jalankan Program Sekolah Lansia

DPPKB Kutim Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk Jalankan Program Sekolah Lansia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved