Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Lingkungan dan Energi

Kebakaran Lahan 1 Hektare di Kolek Sangkulirang, Polisi Dalami Dugaan Puntung Rokok Jadi Pemicu Api

Redaksi by Redaksi
5 September 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kebakaran Lahan 1 Hektare di Kolek Sangkulirang, Polisi Dalami Dugaan Puntung Rokok Jadi Pemicu Api
Share on FacebookShare on WhatsApp

Sangkulirang – Kebakaran lahan terjadi di Jalan Poros Kolek RT 003, Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Kebakaran melanda lahan milik warga, Exsun Sunar Ariningsi, dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 1 hektare.

Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian mengatakan, setelah menerima informasi kejadian, personel Polsek Sangkulirang bersama sejumlah unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan kebakaran.

“Personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi, berkoordinasi dengan instansi terkait dan melaksanakan upaya pemadaman,” ujar IPTU Erik Bastian dalam laporan penanganan kebakaran lahan.

Penanganan kebakaran melibatkan kekuatan gabungan. Dari Polsek Sangkulirang diterjunkan empat personel, diperkuat dua personel BKO Brimob Polda Kaltim, satu personel Koramil 09-02 Sangkulirang, tujuh personel Manggala Agni Sangkulirang, enam personel Satpol PP Sangkulirang serta satu personel TNI AL Sangkulirang.

Petugas menggunakan dua unit motor patroli Polsek Sangkulirang, satu unit mobil BPBD Kecamatan Sangkulirang, mesin pompa air dengan selang panjang sekitar 100 meter serta tiga unit pompa gendong untuk mendukung proses pemadaman.

Polisi juga mengumpulkan informasi dan keterangan dari masyarakat sekitar untuk mengetahui penyebab munculnya api. Selain melakukan pendataan terhadap area yang terbakar, petugas melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya aktivitas pembukaan lahan dengan cara pembakaran.

Namun, berdasarkan informasi awal di lokasi, pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari puntung rokok yang dibuang masyarakat di pinggir jalan. Puntung tersebut diduga memicu terbakarnya rumput-rumput kering yang kemudian menyebabkan api menjalar ke area lahan.

Meski demikian, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman di lapangan. Petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api baru maupun bara yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Upaya pemadaman berhasil mengendalikan kebakaran sehingga api tidak meluas. Hingga laporan dibuat, situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan kondusif.

Meski kobaran utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan. Sejumlah titik api kecil dan bara yang tersisa ditangani menggunakan pompa gendong untuk memastikan api benar-benar padam.

IPTU Erik Bastian menegaskan bahwa pemantauan tetap dilakukan setelah proses pemadaman sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api. Langkah tersebut sekaligus untuk mencegah kebakaran meluas ke area lain, mengingat lahan yang terbakar berada di sekitar jalur poros.

Selain penanganan api, petugas juga melakukan dokumentasi serta pendataan terhadap kondisi lahan yang terdampak. Informasi dan keterangan dari warga sekitar menjadi bagian dari bahan pendalaman untuk mengetahui secara lebih jelas asal-usul dan pemicu kebakaran.

“Untuk saat ini masih dilakukan proses pendinginan dan memadamkan api yang kecil-kecil menggunakan pompa gendong. Situasi aman dan kondusif,” kata IPTU Erik Bastian.

Kebakaran lahan seluas sekitar 1 hektare tersebut kini telah berhasil dikendalikan. Petugas gabungan masih memastikan seluruh titik bara padam sehingga tidak terjadi kebakaran susulan di lokasi.

Penanganan cepat lintas instansi menjadi langkah penting untuk mencegah api meluas, sekaligus memastikan dugaan penyebab kebakaran dapat didalami berdasarkan fakta di lapangan.

Post Views: 48
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Polisi Gerebek Rumah di Kombeng, 40,83 Gram Sabu dan Timbangan Digital Disita

Polisi Gerebek Rumah di Kombeng, 40,83 Gram Sabu dan Timbangan Digital Disita

Karhutla Kutim Masih Terkendali, 81 Titik Api Terdeteksi Sejak Februari

Karhutla Kutim Masih Terkendali, 81 Titik Api Terdeteksi Sejak Februari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved