Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Produksi Lokal Belum Mencukupi, Kutai Timur Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah

Redaksi by Redaksi
7 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Produksi Lokal Belum Mencukupi, Kutai Timur Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar Daerah
5
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 5

SANGATTA – Kebutuhan pangan masyarakat Kutai Timur hingga saat ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Keterbatasan produksi lokal, terutama untuk komoditas telur ayam dan daging sapi, menjadi salah satu tantangan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kutai Timur, Noviari Noor, mengatakan produksi pangan lokal saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Akibatnya, pemerintah dan pelaku usaha masih harus mendatangkan pasokan dari sejumlah daerah di Kalimantan hingga luar pulau.

“Untuk telur ayam misalnya, kebutuhan masyarakat Kutai Timur cukup besar, sementara produksi lokal belum mencukupi,” ujar Noviari Noor saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, kebutuhan telur ayam di Kutai Timur mencapai sekitar 470 ton per bulan. Namun produksi peternak lokal baru mampu memenuhi sekitar 147 ton per bulan. Selisih kebutuhan tersebut harus dipenuhi melalui pasokan dari luar daerah seperti Samarinda, Berau, Kutai Kartanegara, hingga Jawa.

“Karena kebutuhan masyarakat tinggi, para pedagang akhirnya mendatangkan dari daerah surplus untuk membantu daerah yang masih kurang,” katanya.

Menurut Noviari, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab harga telur ayam di Kutai Timur rentan mengalami kenaikan, terutama ketika terjadi gangguan distribusi atau kenaikan biaya transportasi.

Selain telur ayam, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah juga terjadi pada komoditas daging sapi. Saat ini, sebagian besar kebutuhan daging sapi di Kutai Timur masih dipasok dari Sulawesi.

“Untuk daging sapi memang belum bisa dipenuhi secara lokal. Masih bergantung dari luar daerah karena pengembangan peternakan membutuhkan biaya dan proses yang cukup besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga BBM turut berdampak pada biaya distribusi dan harga jual di pasaran. Harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram kini meningkat menjadi Rp170 ribu sampai Rp180 ribu per kilogram.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan berbagai langkah pengendalian harga, seperti operasi pasar murah, gerakan pangan murah, hingga pemantauan harga secara rutin.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mendorong ketahanan pangan rumah tangga melalui program sederhana seperti menanam cabai di pekarangan rumah dan beternak ayam petelur skala kecil.
“Kalau masyarakat bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, tentu tekanan terhadap pasar bisa berkurang,” ungkap Noviari.

Dalam waktu dekat, Pemkab Kutai Timur bersama Bank Indonesia juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah yang dikemas dalam Kaltim Halal Festival di Sangatta Utara sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Redaksi

Redaksi

Next Post
Harlah ke-19 STAIS, Pemkab Kutim Apresiasi Kampus Islam Cetak SDM

Harlah ke-19 STAIS, Pemkab Kutim Apresiasi Kampus Islam Cetak SDM

Sanksi Menanti, BKPSDM Kutim Temukan 15 ASN Manipulasi Absensi

Sanksi Menanti, BKPSDM Kutim Temukan 15 ASN Manipulasi Absensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved