Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Konsumsi BBM Naik Saat Festival Lom Plai, Disperindag Ajukan Penambahan Pasokan

WebNesia by WebNesia
17 April 2026
Reading Time: 1 min read
0
Konsumsi BBM Naik Saat Festival Lom Plai, Disperindag Ajukan Penambahan Pasokan
7
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 3

SANGATTA – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Wahau dan Miau, Kabupaten Kutai Timur, sempat mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Festival Budaya Lom Plai, ditambah gangguan akibat kebakaran salah satu SPBU.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Nora Ramadani, menjelaskan bahwa lonjakan kebutuhan BBM tidak diimbangi dengan penambahan kuota, sehingga distribusi di lapangan sempat terasa terbatas.
“Kuota yang tersedia masih seperti biasa, sementara konsumsi meningkat karena adanya festival. Itu yang menyebabkan pasokan terasa kurang,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag segera berkoordinasi dengan Pertamina untuk meminta tambahan suplai selama kegiatan berlangsung. Upaya ini ditujukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah tingginya permintaan.

Penyaluran tambahan BBM pun mulai dilakukan. Di wilayah Miau, suplai tambahan mencapai 32 kiloliter, dan pengiriman berikutnya dijadwalkan untuk menjaga ketersediaan harian.

“Pasokan tambahan sudah mulai masuk, dan hari ini juga akan ada distribusi lanjutan. Kami terus mengupayakan penambahan kuota selama festival,” kata Nora.

Selain itu, Disperindag juga mengimbau pengelola SPBU agar lebih berhati-hati dalam melayani pembelian, khususnya untuk mencegah praktik pengetapan yang bisa memperburuk kondisi kelangkaan.

“Kami minta SPBU tidak melayani pembelian yang terindikasi pengetap, agar distribusi bisa lebih merata,” tegasnya.

Pemerintah daerah berharap, dengan adanya tambahan pasokan serta pengawasan yang lebih ketat, kebutuhan BBM selama Festival Lom Plai dapat tercukupi tanpa menghambat aktivitas masyarakat di Wahau dan Miau.

WebNesia

WebNesia

Next Post
Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Pemuda Didorong Ambil Peran Pembangunan

Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Pemuda Didorong Ambil Peran Pembangunan

Distributor BBM Tersendat, Keterbatasan SPBU Jadi Masalah di Kutim

Distributor BBM Tersendat, Keterbatasan SPBU Jadi Masalah di Kutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved