
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Kebudayaan semakin mempertegas komitmennya dalam menjaga dan menghidupkan kembali identitas budaya daerah. Salah satu langkah konkret yang segera direalisasikan adalah pemberian penghargaan kepada para pegiat budaya yang dinilai berjasa dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal.
Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kutim, Fadliansyah Budi, menyampaikan bahwa penghargaan khusus ini akan diberikan pada November mendatang dan dipusatkan bagi delapan budayawan terpilih. “Itu kami juga nanti akan memberikan penghargaan kepada delapan budayawan-budayawan yang ada di Kabupaten Kutai Timur insya Allah di bulan November,” ujarnya.
Tidak hanya budayawan, Fadliansyah menegaskan lingkup penerima penghargaan akan diperluas mencakup para seniman dan tokoh pelestari budaya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari agenda resmi dinas yang telah dijadwalkan sejak jauh hari. “Insya Allah di pertengahan November sudah dijadwalkan, juga ada pemberian penghargaan kepada para seniman, budayawan, tokoh pelestari dari pada kebudayaan kabupaten Kutai Timur insya Allah itu di bulan November,” jelasnya.
Program apresiasi ini dipandang sebagai strategi penting dalam membangun kembali kesadaran kolektif masyarakat terhadap budaya Kutai Timur. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa para pelaku budaya yang telah lama bekerja menjaga warisan leluhur mendapat pengakuan yang layak. Upaya tersebut sejalan dengan misi memperkuat karakter daerah melalui pendekatan kebudayaan.
Melalui pemberian penghargaan ini, Dinas Kebudayaan berharap atmosfer kebudayaan di Kutai Timur semakin hidup. Dorongan kepada seniman dan budayawan agar terus berkarya diharapkan mampu memacu generasi muda untuk ikut terlibat dalam pelestarian budaya. Dengan demikian, warisan budaya Kutai Timur dapat tetap relevan, mengakar, dan terus berkembang dari masa ke masa. (ADV)


