
SANGATTA—Di tengah dinamika pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten Kutai Timur mencatat pencapaian signifikan: realisasi belanja daerah mencapai 80 persen. Angka ini bukan sekadar catatan administratif, melainkan cerminan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah di Kutai Timur sesuai dengan anggaran ya menurut saya itu sudah bisa mencapai kemakmuran delapan puluh persen,” ujar Yusuf T Silambi, Anggota sekaligus Sekretaris DPRD Kutai Timur, dalam pernyataannya di Sangatta beberapa waktu lalu.
Pernyataan Yusuf menggambarkan keyakinannya bahwa penyerapan anggaran yang tinggi telah memberikan dampak nyata. Ia menilai alokasi anggaran selama ini telah menyasar sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di daerah penghasil batu bara ini.
Lebih dari Sekadar Angka
Bagi Yusuf, realisasi anggaran bukan hanya soal capaian administratif. “Realisasi anggaran yang mencapai delapan puluh persen tersebut telah menjadi instrumen efektif dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi,” katanya.
Namun, ia juga menekankan pentingnya transparansi sebagai penjamin manfaat anggaran benar-benar dirasakan warga. “Transparansi dalam pelaporan realisasi program menjadi hal krusial untuk memverifikasi klaim bahwa setiap rupiah anggaran telah terkonversi menjadi kesejahteraan yang nyata,” tambahnya.
Menjaga Momentum, Melibatkan Warga
Capaian 80 persen memang patut diapresiasi, namun tantangan ke depan tetap ada. Bukan hanya soal menyerap dana, tetapi memastikan manfaatnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara merata. Untuk itu, dibutuhkan komitmen bersama. Bukan hanya dari pemerintah, tapi juga partisipasi aktif warga dalam mengawal setiap program yang dijalankan.
Pernyataan Yusuf membuka ruang dialog lebih luas mengenai indikator kemakmuran yang digunakan dan bagaimana dampak anggaran tersebut diukur secara empiris di lapangan. Publik pun berharap ke depannya ada penjabaran lebih detail dan terukur dari setiap capaian yang diklaim oleh pemerintah daerah.
Dengan realisasi anggaran yang tinggi, Kutai Timur berada di jalur yang tepat. Namun, jalan menuju kemakmuran sejati membutuhkan langkah-langkah yang terukur, inklusif, dan terus diawasi bersama. (ADV)


