Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara DPRD Kutai Timur

Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka

Redaksi by Redaksi
20 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka
268
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA—Di tengah dorongan nasional untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, Kabupaten Kutai Timur mulai menunjukkan langkah-langkah konkret. Inisiatif ini tidak muncul dalam ruang hampa, melainkan sebagai respons terhadap arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Gubernur Kalimantan Timur yang menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas di jajaran pemerintahan daerah.

Langkah pertama yang terlihat adalah penguatan kolaborasi antarlembaga. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tidak hanya menerima masukan, tetapi juga membuka ruang kerja sama langsung dengan lembaga antirasuah. Bentuk nyatanya adalah kedatangan tim KPK ke wilayah Kalimantan Timur, termasuk Kutai Timur, atas permintaan pemerintah daerah.

“Khususnya Bupati dan gubernur kita, sudah melaksanakan tugas dengan memerintahkan pihak keamanan, bahkan kerja sama dengan KPK datang di Kaltim, datang di Kutim, dan seluruh kabupaten,” ujar legislator Kutai Timur, Yusuf T Silambi.

Kehadiran KPK di daerah bukan sekadar kunjungan formal. Ia menjadi bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan kapasitas pencegahan sekaligus memperkuat koordinasi dalam penindakan tindak pidana korupsi. Menurut Yusuf, tujuan utamanya sederhana namun strategis yaitu membangun sistem pemerintahan yang lebih waspada.

“Agar pemerintah ini bisa lebih waspada karena adanya KPK yang ada di daerah masing-masing,” tambahnya.

Kolaborasi ini juga menjadi fondasi bagi terbentuknya budaya integritas di seluruh lini pelayanan publik. Dengan pendekatan yang kolaboratif, yakni dengan melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan KPK, harapannya bukan hanya pengawasan yang lebih ketat, tetapi juga penguatan sistem internal yang mampu mencegah praktik korupsi sejak dini.

Langkah yang diambil Kutai Timur mungkin belum sempurna, namun menunjukkan komitmen nyata untuk berubah. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, kolaborasi seperti ini bisa menjadi contoh bagaimana daerah merespons tantangan dengan terbuka, transparan, dan proaktif. (ADV)

 

Redaksi

Redaksi

Next Post
DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Pemkab Kutai Timur Siap Hadirkan Bus Sekolah untuk Pelajar Darah Pinggiran

Pemkab Kutai Timur Siap Hadirkan Bus Sekolah untuk Pelajar Darah Pinggiran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved