TELUK PANDAN – Penutupan program dipimpin langsung oleh Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul. Komandan Kodim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, selaku Dansatgas TMMD, melaporkan keberhasilan pelaksanaan program, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
“Seluruh program TMMD di Desa Suka Rahmat dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target. Baik sasaran pokok, tambahan, maupun kegiatan nonfisik, semuanya tuntas seratus persen,” katanya.
Sasaran fisik utama berfokus pada aksesibilitas, meliputi pengerasan badan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 6 meter dan tebal 30 sentimeter, serta pembangunan jembatan kayu berukuran 16 x 4 meter di RT 08 Desa Suka Rahmat.
“Alhamdulillah semua sasaran fisik pokok selesai dengan baik dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dandim.
Selain itu, terdapat sejumlah sasaran tambahan krusial yang juga berhasil dituntaskan. Ragil merinci, tim TMMD membangun lima titik sumur bor, merehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berikut MCK, menanam 250 pohon, menyiapkan lahan ketahanan pangan seluas 2 hektare, hingga melakukan penyuluhan stunting.
“Semua sasaran tambahan ini kami kerjakan bersama-sama dengan masyarakat setempat. Hasilnya bisa langsung dirasakan, khususnya terkait air bersih, rumah layak huni, hingga ketahanan pangan,” ucapnya.
Di bidang nonfisik, Satgas TMMD menggelar sejumlah penyuluhan dan sosialisasi, meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, serta sosialisasi rekrutmen prajurit TNI AD. Tujuannya adalah membangun kesadaran dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program TMMD ke-125 ini melibatkan sebanyak 150 personel dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ragil menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemkab Kutim serta kerja sama masyarakat Suka Rahmat.
Ditemui setelah kegiatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI yang memusatkan TMMD di wilayah perbatasan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, bahkan dekat dengan objek vital nasional.
“TNI berhasil membuka jalur baru yang sebelumnya sulit untuk dibangun. Alhamdulillah, jalur itu yang tadi kita lewati. Insyaallah ke depan akan kita tingkatkan agar menjadi lebih baik lagi,” singkatnya.
Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat pembangunan daerah. “Kami berharap, apa yang sudah dikerjakan dapat memicu semangat gotong-royong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ragil. (ADV/ProkopimKutim/BK)


