SAMARINDA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penegakan hukum dan memperkuat koordinasi lintas lembaga di Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kutim, H. Mahyunadi, saat menghadiri acara ramah tamah dan temu kenal dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yang baru, Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H., di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim baru-baru ini.
“Selamat datang dan selamat bertugas di Kalimantan Timur. Kami berharap Bapak Kajati sukses menjalankan amanah, dan kami dari Kutai Timur siap mendukung upaya penegakan hukum serta menjaga kondusifitas wilayah, termasuk bersinergi dengan jajaran Kejari yang ada di daerah,” kata Mahyunadi setelah acara.
Wabup Mahyunadi menegaskan bahwa penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari sistem pemerintahan daerah yang solid. Kolaborasi aktif antara Kejaksaan, kepolisian, dan pemerintah kabupaten/kota sangat penting agar keadilan dapat dirasakan secara merata dan stabilitas sosial tetap terjaga.
“Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan pembangunan. Kolaborasi ini penting agar keadilan tidak hanya ditegakkan, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Harum, juga menekankan pentingnya hubungan harmonis antara lembaga eksekutif dan aparat penegak hukum dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Selamat datang dan selamat bertugas di Kalimantan Timur. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan dan keadilan yang merata,” ujarnya.
Kajati Kaltim yang baru, Dr. Supardi, sebelumnya menjabat di tingkat pusat. Ia menyampaikan komitmen kuat untuk membangun kerja sama dengan semua elemen pemerintahan daerah, aparat hukum, dan masyarakat.
“Terima kasih atas sambutan hangat di Benua Etam. Saya mohon dukungan semua pihak agar Kejati dapat menjalankan tugas penegakan hukum dan mendukung program pemerintah daerah secara optimal,” ungkap Supardi di hadapan undangan.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, dengan kehadiran para pejabat tinggi, tokoh masyarakat, serta jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltim yang memberikan dukungan atas kehadiran pimpinan baru di tubuh kejaksaan.
Di tengah perubahan besar yang tengah berlangsung di Kalimantan Timur —dari penguatan tata kelola daerah hingga persiapan menuju IKN — stabilitas hukum menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Wabup Mahyunadi berharap penegakan hukum di era baru Kejati Kaltim tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif dan preventif.
“Hukum harus menjadi ruang perlindungan dan pembelajaran bagi masyarakat, bukan sekadar instrumen penindakan,” tegasnya.
Dengan sinergi yang semakin solid antara Kejati, Pemprov, dan Pemkab se-Kaltim, diharapkan arah pembangunan hukum dan pemerintahan daerah semakin selaras menjadi pondasi kuat bagi Kalimantan Timur sebagai wilayah strategis Indonesia masa depan.(ADV/ProkopimKutim/BK)


